Your friendly slimming center
The Slimmerz

MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH MENGHADAPI COVID-19

HomeNewsMENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH MENGHADAPI COVID-19

Saat ini negara kita tercinta dilanda musibah wabah COVID-19. Semakin hari jumlah penderita semakin meningkat. Walaupun angka kematiannya rendah dibandingkan virus SARS dan MERS yang merupakan generasi virus corona sebelumnya,  penyebaran virus SARS COV2 yang menyebabkan COVID_19 ini cukup cepat dan jika daya tahan tubuh rendah akan mengakibatkan kerusakan paru cukup parah dan cepat sehingga menimbulkan kematian. Yuk kita pahami mengenai COVID-19, pencegahan dan pengobatannya supaya kita semua tetap sehat. Jangan lupa selalu berdoa supaya negara kita segera melewati wabah ini dengan cepat, angka kesakitan dan angka kematian rendah.

Apakah penyakit novel Corona virus 2019?

Novel Corona virus 2019 (COVID_19) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2, yang diduga merupakan mutasi dari SARS-CoV dan MERS. Virus ini menyerang saluran nafas

Gejala-gejala yang timbul adalah :

  • Flu biasa seperti demam>38oC, batuk, pilek
  • Sesak Nafas
  • Gagal nafas yang menyebabkan kematian

 

Dari mana sumber penularannya?

Sumber penularan dapat berasal dari hewan dan juga manusia baik yang bergejala sakit atau tidak bergejala.

Penyebarannya

  • melaui droplet atau percikan air liur penderita
  • melalui benda-benda yang terpapar virus tersebut
  • diperkirakan dapat menular melalui udara terutama di tempat tertutup

 

Siapa yang rentan terserang COVID-19?

  • Orang dengan daya tahan tubuh yang rendah, contohnya memiliki aktivitas fisik yang tinggi, kurang gizi dan obesitas
  • Usia > 50 tahun
  • Orang dengan penyakit penyerta: penyakit paru kronik, asma, diabetes, hipertensi, perokok
  • Pekerja Rumah sakit yang berisiko tinggi terpapar virus COVID-19

Dari data China CDC Weekly, kasus yang terkonfirmasi di daratan Cina per 11 Februari 2020 sebanyak 44.672 kasus dengan 1.023 kematian. Penderita didominasi oleh kelompok umur 50-59 tahun, di mana tingkat kematian kelompok umur 10 -39 tahun adalah 0,2%, 40 -49 tahun 0,4%, 50 – 59 th 1,3%, kelompok umur 60 -69 th 3,6%, kelompok umur 70 – 79 tahun 8%.

 

Apakah sudah ditemukan obatnya?

  • Belum ada obat yang dapat menyembuhkan infeksi COVID-19

 

Bagaimana cara pencegahan agar kita terhindar dari COVID-19?

  • Social distancing: menjaga jarak (minimal 2 meter) dari orang lain dan menghindari kerumunan orang untuk mencegah penularan penyakit.
  • Jika menderita demam, batuk atau pilek pakailah masker
  • Jaga kebersihan: cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hindari menyentuh wajah, mandi dan keramas saat pulang dari tempat umum, segera mencuci baju yang dipakai segera setelah pulang ke rumah.
  • Hindari bersalaman dan cium tangan dan pipi saat bertemu dengan orang lain
  • Bersihkan permukaan meja, gagang pintu, pegangan tangga dengan cairan pembasmi kuman
  • Jika ada anggota keluarga yang sakit dan lansia, sebaiknya tidur terpisah
  • Makan teratur dengan prinsip gizi seimbang dan olahraga teratur
  • Ruangan diusahakan selalu dalam sirkulasi udara yang baik
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat
  • Makan dengan prinsip gizi seimbang dan bervariasi agar komponen zat gizi yang didapat tercukupi.
  • Makan makanan yang dimasak matang
  • Olahraga teratur 30 menit perhari
  • Mendapatkan sinar matahari yang cukup (berjemur antara jam 9 – 11 selama 30 menit atau j 11.00 – 14.00 selama 10-15 menit)
  • Istirahat cukup

 

Apa yang dimaksud dengan makan sesuai kebutuhan dengan prinsip gizi seimbang?

Makanan yang mengandung zat gizi  lengkap yaitu mengandung karbohidrat, protein dan lemak serta vitamin, mineral sesuai kebutuhan tubuh baik jenis, jumlah dan jadwal.

Untuk kecukupan zat gizi dalam kondisi pencegahan terhadap infeksi virus terutama untuk golongan orang-orang yang berisiko tinggi terkena virus,  jumlah protein, vitamin dan mineral dibutuhkan dalam jumlah lebih banyak karena kebutuhannya meningkat. Protein adalah zat gizi yang penting untuk memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh kita, pada saat virus masuk ke dalam tubuh kita, maka system pertahanan tubuh kita akan melawan virus tersebut dan beberapa sel pertahanan tubuh akan rusak, sehingga perlu digantikan oleh sel sel yang sehat. Sel-sel pertahanan yang mati perlu regenerasi sehingga membutuhkan protein dalam jumlah banyak, jika tidak terpenuhi maka virus yang masuk akan mengakibatkan tubuh kita menjadi sakit.

 

Bagaimana cara memenuhi kebutuhan protein dan apa saja bahan makanan sumbernya?

Dalam memenuhi kebutuhan protein supaya dapat berfungsi dengan baik adalah dengan cara makan teratur dan lengkap. Makan makanan utama sehari 3x dengan nasi, lauk dan sayur serta buah, dan untuk tambahan protein dapat dilengkapi saat makan snack di sela makanan utama yaitu pada jam 10.00 jam 16.00 dan jam 21.00 dengan jenis snack tinggi protein. Dengan kecukupan makan seperti jadwal di atas diharapkan kebutuhan zat gizi terutama protein, vitamin dan mineral dapat tercukupi.

Bahan makanan sumber protein didapatkan dari lauk yang kita konsumsi seperti daging, ayam, ikan, telur, tahu dan tempe. Snack tinggi protein yang dapat dikonsumsi adalah susu atau produk susu lainnya seperti keju atau yoghurt, kacang-kacangan atau olahan makanan yang mengandung daging, ayam atau ikan seperti siomay, bakpau atau roti isi kacang-kacangan, daging, ayam atau ikan.

 

Vitamin dan mineral apa saja yang dibutuhkan untuk daya tahan terhadap infeksi virus? Apa saja bahan makanan sumbernya?

Jenis vitamin mineral yang sanat dibutuhkan untuk mempertahankan daya tahan tubuh kita adalah Vitamin A, C, D, E, B2, B6, B12, asam folat, besi, Selenium dan Zinc.  Orang-orang golongan rentan pada umumnya kekurangan zat-zat gizi tersebut, sehingga pada kondisi wabah seperti saat ini diet saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin mineral dalam hal meningkatkan imun tubuh, sehingga disarankan untuk mengonsumsi multivitamin lengkap dengan dosis angka kecukupan gizi (AKG). Jika terjadi gejala gejala infeksi COVID-19 sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan dosis suplementasi yang tepat.

 

Bahan makanan sumber Vitamin A (AKG Dewasa: 2000 IU)

3EF6619A-4AAF-4282-A2D7-B6FE8A5602D9

 

Bahan makanan sumber vitamin C (AKG Dewasa: 75 – 90 mg)

5867B1C6-41F7-44B2-A04D-9C03AD0637D7

Bahan makanan Sumber Vitamin D (AKG dewasa: 600 – 800 IU)

A735141B-5E76-4E6D-82DD-D9C923C22F42

 

Bahan makanan sumber vitamin E (AKG Dewasa: 15 – 20 mg)

D9F96CE7-6A8B-4B4C-BC60-24D9B3CECF9E

Bahan makanan sumber vitamin B2 (Angka Kecukupan Gizi Dewasa 1,1 – 1,3 mg)

FD78251B-320B-473B-AF2A-FCE9F2806DB0

Bahan Makanan Sumber Vitamin B6 (AKG Dewasa 1,3 – 1,7 mg)

FCD53D5B-94DD-431C-9ECF-5AD0D2C5C52C

Bahan makanan sumber Vitamin B12 (AKG Dewasa: 4 mcg)

9E90BE09-25BA-4A6A-A83F-14916DC2CA89

Bahan Makanan Sumber Asam Folat (AKG Dewasa: 400 mcg)

9CFAD602-5CF8-4AEB-B3FC-514642B1B6C2

Bahan Makanan Sumber Zat Besi (AKG Dewasa ♂: 9 mg; ♀: 8 – 18 mg)

F8ABAC1C-E3C2-4DF1-966E-7E2E679A017F

Bahan Makanan Sumber Selenium (AKG Dewasa: 24 – 30 mcg)

55FC596A-F470-4451-BE2F-8729618016C4

Bahan Makanan Sumber Seng/Zinc (AKG dewasa: 10 – 13 mg)

CBDB2076-60CA-4446-A1B0-6B03DA8B7E8E

Semoga dari uraian di atas teman-teman dapat memahami bagaimana cara mencegah tertularnya penyakit COVID-19. Jangan panik tetapi tetap waspada.

Selalu diingat ya:

  1. Social Distancing
  2. Jaga Kebersihan diri dan lingkungan
  3. Makan makanan matang
  4. Makan makanan dengan prinsip Gizi seimbang
  5. Bagi golongan rentan minum multi vitamin sampai wabah berakhir
  6. Olahraga teratur
  7. Berjemur di bawah sinar matahari

        KEEP HEALTHY!!!!

 

 

Leave a Reply